|
Tuesday, July 26, 2005 |
Kota 'besar' Newcastle |
"...abis kalo kelamaan di newcastle apalagi aku yang tinggal di jesmond bisa jadi kayak si kabayan ke kota."
:) tapi memang di bandingkan dengan Sydney maka Newcastle benar-benar kota kecil. Tapi tahukah anda kalau kota Newcastle sebenarnya adalah termasuk kota besar jika dilihat dari populasi penduduk Australia. Kota ini menempati urutan ke delapan setelah Sydney, Melbourne, Brisbane, Perth, Adelaide, GoldCoast dan Canberra yang memang adalah 'capital cities' nya, kecuali GoldCoast.
Saya sebut saja kota 'besar' karena memang masih ada lebih 100 kota lain yang populasinya jauh di bawah Newcastle. Banyak 'kota' hanya seukuran suburb 'Jesmond + Wallsend' sehingga dalam waktu singkat bisa jalan kaki dari suatu pinggir kota ke pinggir lain dalam arah berbeda.
Gosford dan Wollongong menyusul di bawah Newcastle. Bahkan kota yang lebih 'terkenal' dari Newcastle seperti Hobart dan Darwin berada di bawah Newcastle.
Populasi di Newcastle sekitar 270 ribu, sedangkan Sydney kira-kira 3.2 juta. Banyak kota kecil lainnya yang 'hanya' memiliki penduduk 10 ribu - 30 ribu orang. Ilustrasi di bawah menunjukkan kalau masih banyak kota-kota kecil lain. Perhatikan juga bnadingan ukuran lingkaran antara Sydney dengan Newcastle.
Total penduduk Australia saat ini diprediksi sudah melebih 20 juta (sumber http://www.abs.gov.au/). Dengan statistik kelahiran setiap 2 menit 4 detik, dan kematian setiap 3 menit, 53 detik.
Kembali ke persoalan Kabayan, jadi Newcastle itu desa apa kota ? hehehe..
 |
posted by bayu @ 4:16 PM   |
|
|
Wednesday, July 20, 2005 |
Tips Perjalanan 3 Hari |
Oleh: Syahrizal Syarif
(Pak Rizal adalah mantan Student Newcastle yang sudah meraih PhD nya tahun 2002, saat ini beliau dikenal sebagai ahli penyakit menular (epidemiologi dari FKM UI). Namanya cukup banyak muncul di koran spt berita ini. Selain itu beliau dulu dikenal sebagai jago nari, ahli masak, hobby fotografi, dan juga konsultan kesehatan para mahasiswa di Newcastle. Sehingga tips ini tidak diragukan lagi manfaatnya).
I. Pokok.
Perjalanan dalam rombongan besar akan sangat menyenangkan, tapi bisa juga menjadi tidak menyenangkan karena faktor kesiapan mental, kesiapan fisik dan ketidak tahuan. Kita harus tahu apa yang akan kita hadapi dalam perjalanan, siap menghadapi segala sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan, dan kembali ke Newcastle dalam keadaan menyenangkan. Yang terpenting dari semuanya adalah kesiapan mental, menjaga mental rombongan agar tetap dalam suasana senang.
1.1. Persiapan Yang Baik
Motto pramuka selalu baik: Siapkan diri anda dan keluarga anda, baik secara mental maupun fisik sebelum berkemas sesuai dengan tujuan perjalanan. Bikin checklist: pergi 3 hari : Bagaimana mengatur makan dalam 3 hari ini; makan pagi, makan siang dan makan malam. Makanan apa yang bisa dibawa, makanan apa yang bisa beli di jalan. Makanan apa yang bisa disiapkan bersama. Inilah saatnya membawa coklat, makanan kecil, buah, untuk makanan selang dalam perjalanan.
Pakaian yang cocok di daerah dingin; baju dalam termal, jumper., jaket tebal, sal, topi koplo, dan sarung tangan. Jangan lupa kaos kaki tebal cadangan, karena kalau anda tidak memakai sepatu khusus, air salju akan merembes lewat sepatu anda dan membasahi kaos kaki. Inilah saat yang tepat menggunakan kacamata hitam, menghindari sinar UV yang tajam. Menyewa pakaian khusus di Snowy Mountain tentu baik tergantung dana.
1.1.1. Kesehatan
Perjalanan tiga hari memberi perubahan terhadap aktivitas, pola tidur, pola makan yang semuanya mempengaruhi aktivitas anda. Yakinkan anda dan keluarga dalam keadaan sehat. Dan kalau sakit, tentu harus membawa obat. Berangkat pagi hari, berarti harus bangun pagi, mandi, sarapan pagi. Ada baiknya, semua barang sudah siap malam hari, mana yang mau dimasukkan ke bagasi, mana di atas mobil, mana yang akan dipakai pagi hari. Jangan tidur larut malam, karena daya tahan tubuh akan rendah esok harinya. Obat-obatan yang perlu dibawa : obat mual/diare; obat alergi ; obat pusing/nyeri; obat tetes telinga; band-aid. Tentu bagi anda yang astma; obat semprot harus dibawa.
1.1.2. Kesiapan Rombongan
Ketua rombongan perlu mengetahui kemampuan dan kondisi anggota rombongannya. Beberapa kali pertemuan perlu diadakan untuk mematangkan rencana dan mengantisipasi tantangan yang ada serta membagi tanggung jawab. Siapa yang berfungsi sebagai petugas medik (PMR), yang masak, pemandu perjalanan, pengatur acara kebersamaan, pengatur kesiapan tempat tinggal, ahli peralatan dan listrik rumah tangga serta pengawas kelengkapan anggota di kendaraan. Semua panitia harus bisa berkomunikasi, dengan hand phone. Tentu pastikan hand-phone sudah di recharge. Peralatan yang dibutuhkan bersama tentu harus disiapkan seperti; piring dan gelas disposible dan keperluan makan lainnya, gitar, tape/cd, kartu remi/gaple, Ada baiknya panitia mengeluarkan memorandum berisi ketentuan-ketentuan pergi bersama yang harus dipatuhi semua peserta; soal ketepatan waktu, pengaturan tempat tinggal, penggunaan kamar mandi bersama dan tentu tentang pengaturan pembiayaan.
1.1.3. Penelitian tempat Tujuan
Tahu lebih detail tentang motel dan tempat-tempat yang akan dikunjungi, tentu lebih baik sehingga kita bisa mengantisipasi keadaan. Pengaturan tidur dan kemungkinan perubahan-perubahan tentu harus diantisipasi sebelum berangkat. Faktor bujangan, dan keluarga tentu harus dimasukkan kedalam perhitungan pengaturan. Juga kalau ada bayi. Toleransi yang tinggi sangat dibutuhkan dalam melakukan perjalanan dalam rombongan, terutama dalam memakai fasilitas bersama, seperti tempat tidur dan kamar mandi. Pemberian informasi detail kepada peserta tentu akan sangat baik.
1.1.4. Perencanaan
Bagi perjalanan dalam tiga kategori; fase menuju; fase objektif dan fase pemulihan. Bikin jadwal rinci tujuan tiap phase dan estimasi waktu yang dibutuhkan, waktu berangkat-waktu tiba dan berapa lama di suatu tempat. Pertimbangkan tentang tingkat kecapekan peserta, jangan terlalu ambisius dengan jumlah tempat yang dikunjungi. Pantau kemajuan dan siap dengan perubahan jika terjadi sesuatu, seperti mobil mogok atau ban pecah, tentu perlu penyesuaian. tiap fase. Siap menghadapi segala sesuatu yang salah. Apa yang akan dilakukan jika mobil mogok, apa yang dilakukan jika sesorang sakit, kalau grup hendak dibagi, bagaimana membaginya.
1.2. Peralatan
1.2.1. Pakaian : perlu yang pas tapi tidak ketat. Cukup untuk menahan dingin tapi cukup ventilasi tubuh. Pakaian berlapis yang terbaik untuk cuaca dingin. Sekali lagi kaos kaki cadangan dan sendal untuk antisipasi sepatu anda yang akan basah, topi koplo dan sarung tangan.
1.2.2. Alat komunikasi: hand phone akan sangat bermanfaat untuk komunikasi antar kelompok-kelompok kecil. Pastikan panitia punya nomor telepon peserta.
1.2.3. Kendaraan; no problem , sudah tersedia.
1.2.4. Alat permainan; bola, piring terbang, kartu remi/gaple,gitar, walkman,discman, dll.
1.2.5. Alat bantu; pisau serba guna, senter, korek api mungkin perlu.
1.2.6. Perlengkapan anak; tentu ibunya tahu, yang terpenting tentu makanannya, dan pampers.
1.2.7. Kebutuhan pribadi; sikat gigi, odol, sampo,sabun, handuk kecil, dan jumlah celana dalam yang cukup untuk tiga hari (susahkan nyucinya). Jika terdesak, pakai double side OK.
1.2.8. Kamera: Pastikan membawa baterai cadangan. Pastikan film mutar dengan benar. Gunakan film berkecepatan tinggi, ASA 200-400. Kalau memakai kamera kompak dengan flash, jarak jangan lebih dari 5 meter, karena kekuatan flash maksimal 5 meter.
II. MAKANAN
2.1. Kebutuhan makanan sesuai dengan aktivitas. Perjalanan 3 hari dengan berbagai perubahan keadaan dan perubahan pola makan dan tidur tentu harus diperhatikan. Jumlah kalori yang dibutuhkan tentu lebih dari biasanya. Perbanyak makan karbohidrat sederhana seperti coklat, ice cream. Perbanyak makan lauk (protein). Juga buah, terutama jeruk, perlu diperbanyak.
III. TEMPAT TINGGAL
3.1. Pengaturan tempat tidur: perlu toleransi tinggi untuk tinggal bersama. Mudah-mudahan cukup bantal dan selimut untuk semua orang.
3.2. Kamar mandi : tentu kita tidak bisa menggunakan kamar mandi lama-lama karena dipakai bersama. Tidak baik menjemur ‘ bendera’ di kamar mandi.
3.3. Kamar makan bersama: perlu ditentukan, terutama untuk makan pagi, dan makan malam. Makanan yang akan dihidangkan bersama perlu di cek tidak basi (karena disimpan dalam waktu lama), kalau basikan bisa celaka, bisa-bisa semua yang makan diare.
3.4. Ruang aktivitas bersama : baik kalau ada acara bersama waktu malam, kalau tidak bisa, ya diruang masing-masing. Merayakan yang berulang tahun pasti menyenangkan. Para artis amatir dan anak –anak semua bisa mengambil bagian dalam acara bersama.
IV. DALAM PERJALANAN
4.1. Keputusan untuk berangkat: Diatur panitia. Ada baiknya semua mentaati waktu, karena kalau satu terlambat, semua harus menunggu. Dosakan membikin orang menggerutu karena keterlambatan anda.
4.2. Perencanaan rute ; diatur panitia. Kalau anda punya usul atau keinginan lain tentu harus disampaikan kepada panitia. Prinsipnya rute untuk kepentingan bersama, bukan untuk kepentingan seseorang.
4.3. Pembagian kerja: Pergi bersama harus saling bantu. Panitia hanya menjaga agar sesuatu berjalan lancar dan terkoordinasi. Prinsipnya, semua harus saling bantu. Terutama yang bujangan, ngak ada salahnya menjadi bapak asuh/ibu asuh anak teman yang lain.
4.4. Di dalam bus : sebaiknya duduk ditempat yang tetap, kecuali sepakat bergantian untuk menjaga agar tidak bosan. Kantong plastik untuk sampah dan untuk muntah perlu disiapkan. Bagi yang gampang muntah, duduk di bagian depan bisa membantu. Kalau ada antimo, minum 1 jam sebelum perjalanan. Nyanyi bersama, main tebak tebakan, berbagi cerita tentu menyenangkan.
4.5. Berjalan di tempat wisata : Ada baiknya berjalan dalam rombongan kecil, 2 atau 3 rombongan dengan kepala rombongan yang selalu memantau anggotanya. Hal ini perlu untuk menghindari hilang atau keterlambatan. Kalau mau ke toilet atau mau pisah, agar lapor kepada kepala rombongan. Anak tentu harus dalam pantauan orang tuanya masing-masing.
4.6. Streching: Duduk yang lama di bus bisa membuat pinggang sakit, kaki kesemutan, leher pegal, bahu sakit, karena gerak yang terbatas dan aliran darah yang tidak lancar. Oleh karena itu, jika ada kesempatan berhenti, ambil kesempatan untuk keluar bus. Lakukan gerakan streching dan lari-lari kecil. Hal ini akan merelaksasi otot dan melancarkan peredaran darah. Ambil juga kesempatan untuk buang air kecil, karena bus tidak selalu bisa berhenti setiap saat.
V. PULANG
Pastikan barang yang dibawa tidak tertinggal. Ada baiknya punya catatan semua barang yang dibawa dalam sebuah checklist. Jadi pengecekan bisa dilakukan dengan mudah. Pastikan cukup makan dalam perjalanan pulang, karena waktu perjalanan cukup panjang. Makanan kecil saat pulang, sama pentingnya dengan waktu berangkat.
Sekian, selamat menikmati perjalanan yang menyenangkan. |
posted by bayu @ 8:31 PM   |
|
|
|
|